PADANG-Persaingan bus di lintasan Sumbar-Jakarta makin menyala. Beredar info kalau bus ANS akan rilis empat unit baru untuk luxury class.
Bus dengan kelir biru muda itu semakin dicintai masyarakat, apalagi sejak hadirnya luxury class. Lalu, siapa pemilik bus ANS?
Perusahaan Otobus ANS didirikan Haji Anas. Bus ANS merupakan perusahaan transportasi yang legendaris. Bus ini melayani rute antar-kota dalam provinsi (AKDP) dan antar-kota antar-provinsi (AKAP) ke sejumlah kota besar di Sumatera hingga ke Pulau Jawa.
Perusahaan Otobus ANS dirintis dan berdiri sejak 1964. Awalnya, bus ini memiliki nama PO Panca Bakti, sebelum akhirnya berubah menjadi PO ANS pada 1972.
Jelang angkutan mudik lebaran lalu, perusahaan otobus ANS kenalkan empat armada terbaru. Bus itu konsisten dengan karoseri Morodadi Prima. Empat unit terbaru itu merupakan kelas mewah yang dinamai luxury class.
Armada baru itu keluar dari karoseri di Malang, Selasa (2/4/2024). Bus itu telah melintasi rute Sumbar-Jakarta. Dengan hadirnya bus ANS luxury, persaingan di kelas premium makin menyala.
Bus ANS terbaru itu memakai chasis OH 1626 yang dilengkapi dengan suspensi udara, sehingga perjalanan menjadi nyaman. Bus baru itu memakai body Patriot Travego.
Bus itu memiliki seat 2-2. Luxury class hanya 26 seat, sehingga penumpang lebih lega.
Bus ANS termasuk yang unik. Sejak dulu, perusahaan otobus itu setia dengan karoseri Morodadi Prima. Seolah ada ikatan sejarah antara ANS dengan Morodadi Prima.
Morodadi Prima merupakan salah satu produsen bodi bus tertua di Malang, Jawa Timur. Karoseri ini mulai membuat bodi untuk kendaraan sejak 1964 dan bertahan hingga saat ini. (*)